logo
kasus perusahaan terbaru tentang

Detail Solusi

Created with Pixso. Beranda Created with Pixso. solusi Created with Pixso.

Bagaimana Mesin Briquetting 315 Membantu Bengkel Malawi Mengubah Serpihan Logam Menjadi Scrap Berharga

Bagaimana Mesin Briquetting 315 Membantu Bengkel Malawi Mengubah Serpihan Logam Menjadi Scrap Berharga

2026-01-19

Pada tahun 2025, Wanshida Hydraulic Machinery berhasil mengirimkan315 mesin briquettingke bengkel pengolahan logam diMalawi, mendukung daur ulang chip baja dan aluminium yang dihasilkan dari operasi pemesinan dan pembuatan sehari-hari.

Karena sektor manufaktur dan perbaikan Malawi terus berkembang, banyak bengkel menghadapi tantangan yang semakin meningkat dalam penangananPotongan logam longgar, yang menempati ruang, menciptakan masalah keamanan, dan menghasilkan nilai jual kembali yang sangat rendah.

kasus perusahaan terbaru tentang [#aname#]


Tantangan Lokal di Industri Pengolahan Logam Malawi
1Chips logam longgar mengambil ruang dan menciptakan masalah keamanan

Di banyak bengkel di Malawi, chip logam adalah:

  • Dikumpulkan secara longgar dalam tong sampah atau karung
  • Disimpan di dalam atau di sekitar bengkel
  • Sulit untuk diangkut dan dikelola

Hal ini menyebabkan area kerja yang berantakan, risiko kebakaran yang lebih tinggi, dan penanganan material yang tidak efisien.


2. Nilai Scrap Rendah dan Biaya Transportasi Tinggi

Chip longgar memiliki kepadatan rendah, sehingga:

  • Harga jual yang buruk dari pembeli serpihan
  • Pemuatan truk yang tidak efisien
  • Biaya transportasi tinggi per ton, terutama dalam jarak jauh

Pelanggan membutuhkan cara untukMeningkatkan kepadatan dan nilai sampah.


3Sumber Daya Terbatas Membutuhkan Peralatan Sederhana dan Dapat Diandalkan

Dengan akses terbatas ke suku cadang dan layanan teknis, pelanggan memprioritaskan peralatan yang:

  • Mekanis sederhana
  • Mudah dioperasikan dan dirawat
  • Tahan lama dalam kondisi bengkel sehari-hari
  • Biaya efektif dengan laba atas investasi yang cepat

Mengapa Pelanggan Memilih Mesin Briket 315

Setelah mengevaluasi beberapa solusi, pelanggan memilih315 mesin briquettingkarena menawarkan:

  • Kekuatan menekan yang kuat cocok untuk chip baja dan aluminium
  • Kemampuan untuk memampatkan chip longgar menjadi briket padat
  • Sistem hidrolik sederhana dengan persyaratan pemeliharaan rendah
  • Mudah dioperasikan oleh satu operator
  • Jarak kompak yang cocok untuk bengkel kecil

Mesin ini terutama digunakan untuk memprosesTurning baja, chip aluminium, dan limbah mesin campuran.


Hasil Setelah Pemasangan

Setelah dioperasikan, pelanggan melaporkan peningkatan yang jelas:

  • Volume chip logam berkurang hingga 90%
  • Lingkungan bengkel yang lebih bersih dan terorganisir
  • Harga jual bekas yang lebih tinggikarena briket padat
  • Biaya transportasi yang lebih rendah per ton
  • Keamanan yang lebih baik dan penanganan yang lebih mudah

Briket diterima langsung oleh daur ulang lokal dan pengolah baja.


Umpan Balik Pelanggan

Pemilik bengkel berkomentar:

Sebelumnya, chip logam adalah masalah limbah.
Sekarang, buku-buku itu lebih kecil, bersih, dan mudah dijual.
Mesin briquetting 315 ini sederhana, kuat, dan sangat cocok untuk kondisi kami di Malawi".


Kesimpulan

Proyek ini menunjukkan bagaimanamesin briquetting berkapasitas menengahdapat memainkan peran penting dalam mendukung daur ulang logam di pasar berkembang seperti Malawi.
Dengan mengubah chip longgar menjadiBriket padat, siap untuk diangkut, Wanshida membantu bengkel meningkatkan efisiensi, keselamatan, dan profitabilitas dengan solusi praktis dan andal.